Tampilkan postingan dengan label Tere Liye. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tere Liye. Tampilkan semua postingan
Download Kumpulan Novel PDF Karya Tere Liye

Download Kumpulan Novel PDF Karya Tere Liye


Dari laman Wikipedia 


Tere Liye (lahir di Lahat, Indonesia, 21 Mei 1979; umur 38 tahun), dikenal sebagai penulis novel. Beberapa karyanya yang pernah diangkat ke layar kaca yaitu Hafalan Shalat Delisa dan Moga Bunda Disayang Allah. Meskipun dia bisa meraih keberhasilan dalam dunia literasi Indonesia, kegiatan menulis cerita sekedar menjadi hobi karena sehari-hari ia masih bekerja kantoran sebagai akuntan


10. Bumi

16. Pulang 
Download Gratis Ebook PDF Dikatakan Atau Tidak Dikatakan, Itu Tetap Cinta - Tere Liye

Download Gratis Ebook PDF Dikatakan Atau Tidak Dikatakan, Itu Tetap Cinta - Tere Liye

Sinopsis :

Menyusul :)

Link Download
Download Gratis Ebook PDF Negeri Para Bedebah - Tere Liye

Download Gratis Ebook PDF Negeri Para Bedebah - Tere Liye


Sinopsis :

Menyusul :)


Link Download
Download Gratis Ebook PDF Pulang - Tere Liye

Download Gratis Ebook PDF Pulang - Tere Liye

Sinopsis :

Menyusul :)

Link Download
Download Gratis Ebook PDF Kau, Aku, Dan Sepucuk Angpau Merah -Tere Liye

Download Gratis Ebook PDF Kau, Aku, Dan Sepucuk Angpau Merah -Tere Liye

Sinopsis :

Menyusul :)

Link Download
Download Gratis Ebook PDF Matahari - Tere Liye

Download Gratis Ebook PDF Matahari - Tere Liye

Sinopsis :

Menyusul :)

Link Download
Download Gratis Ebook PDF About Love - Tere Liye

Download Gratis Ebook PDF About Love - Tere Liye

Sinopsis :

Menyusul :)

Link Download
Download Gratis Ebook PDF Ayahku Bukan Pembohong - Tere Liye

Download Gratis Ebook PDF Ayahku Bukan Pembohong - Tere Liye

Sinopsis :

Menyusul :)

Link Download
Download Gratis Ebook PDF Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin - Tere Liye

Download Gratis Ebook PDF Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin - Tere Liye

Sinopsis :

Menyusul :)

Link Download
Download Gratis Ebook PDF Bumi - Tere Liye

Download Gratis Ebook PDF Bumi - Tere Liye

Sinopsis :

Namaku Raib. Aku murid baru di sekolah. Usiaku lima belas tahun. Aku anak tunggal, perempuan. Untuk remaja seumuranku, tidak ada yang spesial tentangku. Aku berambut hitam, panjang, dan lurus. Aku suka membaca dan mempunyai dua ekor kucing di rumah. Aku bukan anak yang pintar, apalagi populer. Aku hanya kenal teman-teman sekelas, itu pun seputar anak perempuan. Nilaiku rata-rata, tidak ada yang terlalu cemerlang, kecuali pelajaran bahasa aku amat menyukainya.
Di kelas sepuluh sekolah baru ini, aku lebih suka menyendiri dan memperhatikan, menonton teman-teman bermain basket. Aku duduk diam di keramaian di kantin, di depan kelas, dan di lapangan. Sebenarnya sejak kecil aku terbilang anak pemalu. Tidak pemalu-pemalu sekali memang, meskipun satu-dua kali jadi bahan tertawaan teman atau kerabat. Normal-normal saja, tapi sungguh urusan pemalu inilah yang membuatku berbeda dari remaja kebanyakan.

Aku ternyata amat berbeda. Aku memiliki kekuatan. Aku tahu itu sejak masih kecil meskipun hingga hari ini kedua orangtuaku, teman-teman dekatku tidak tahu.

Waktu usiaku dua tahun, aku suka sekali bermain petak umpet. Orangtuaku pura-pura bersembunyi, lantas aku sibuk mencari. Aku tertawa saat menemukan mereka. Kemudian giliranku bersembunyi. Kalian pernah melihat anak kecil usia dua tahun mencoba bersembunyi? Kebanyakan mereka hanya berdiri di pojok kamar, atau di samping sofa, atau di belakang meja, lantas menutupi wajah dengan kedua telapak tangan. Mereka merasa itu sudah cukup sempurna untuk bersembunyi. Kalau sudah menutupi wajah, gelap, sudah tersembunyi semua, padahal tubuh mereka amat terlihat.
Aku juga melakukan hal yang sama saat Papa bilang, ”Raib, ayo bersembunyi. Giliran Mama dan Papa yang jaga.” Maka aku tertawa comel, berlari ke kamarku, berdiri di samping lemari, menutupi wajah dengan kedua telapak tanganku.

Usiaku saat itu bahkan baru dua puluh dua bulan, belum genap dua tahun. Itu permainan hebat pertama yang pernah kumainkan dengan penuh antusias.

Namun, ternyata permainan itu tidak seru. Orangtuaku curang. Waktu giliranku jaga dan mereka bersembunyi, aku selalu berhasil menemukan mereka. Di balik gorden, di balik pot bunga besar, di belakang apalah, aku bisa menemukan mereka meskipun sebenarnya aku tahu dari suara mereka menahan tawa. Tetapi saat aku yang bersembunyi, mereka tidak pernah berhasil menemukanku. Mereka hanya sibuk memanggil-manggil namaku, tertawa, masuk kamarku, sibuk memeriksa seluruh kamar. Mereka melewatkanku yang berdiri persis di samping lemari.

Aku sebal. Aku mengintip dari balik jemari kedua telapak tanganku. Orangtuaku pastilah pura-pura tidak melihatku. Bagaimana mungkin mereka tidak melihatku? Itu berkali-kali terjadi. Saat aku bersembunyi di ruang tengah, mereka juga berpura-pura tidak melihatku. Bahkan saat aku hanya bersembunyi di tengah ruang keluarga rumah kami, menutup wajah dengan telapak tangan, mereka juga pura-pura tidak melihatku.

Saat kesal, kulepaskan telapak tangan yang menutupi wajahku. Mereka hanya berseru, ”Astaga, Raib? Kamu ternyata ada di situ?” atau ”Aduh, Raib, bagaimana kamu tiba-tiba ada di sini? Kami dari tadi melewati tempat ini, tapi tidak melihatmu.” Lantas mereka memasang wajah seperti terkejut melihatku yang berdiri polos. Mereka memasang wajah tidak mengerti bagaimana aku bisa tiba-tiba muncul. Padahal aku sungguh sebal menunggu kapan mereka akan berhenti berpura-pura tidak melihatku.

Permainan petak umpet itu hanya bertahan satu-dua bulan. Aku bosan.
Aku sungguh tidak menyadari saat itu. Itulah kali pertama kekuatan itu muncul. Kekuatan yang tidak pernah berhasil aku mengerti hingga hari ini, kekuatan yang kurahasiakan dari siapa pun hingga usiaku lima belas. Aku tinggal menutupi wajahku dengan kedua telapak tangan, berniat bersembunyi, maka seketika, seluruh tubuhku tidak terlihat. Lenyap. Orangtuaku sungguh tidak punya ide bahwa anak perempuan mereka yang berusia kurang dari dua tahun bersembunyi persis di depan mereka, berdiri di tengah karpet, mengintip dari sela-sela jarinya.
Namaku Raib, gadis remaja usia lima belas tahun.

Aku bisa menghilang, dalam artian benar-benar menghilang.

Link Download
Download Gratis Ebook PDF Negeri Di Ujung Tanduk - Tere Liye

Download Gratis Ebook PDF Negeri Di Ujung Tanduk - Tere Liye



Sinopsis :

Menyusul :)

Link Download
Download Gratis Ebook PDF Bulan - Tere Liye

Download Gratis Ebook PDF Bulan - Tere Liye


Sinopsis :

Menyusul :)

Link Download
Download Gratis Ebook PDF Hujan - Tere Liye

Download Gratis Ebook PDF Hujan - Tere Liye

Sinopsis :

Menyusul :)

Link Download
Download Gratis Ebook PDF Sepotong Hati Yang Baru - Tere Liye

Download Gratis Ebook PDF Sepotong Hati Yang Baru - Tere Liye

Sinopsis :

Menyusul :)

Link Download
Download Gratis Ebook PDF Bidadari-Bidadari Surga - Tere Liye

Download Gratis Ebook PDF Bidadari-Bidadari Surga - Tere Liye

Sinopsis :

Menyusul :)

Link Download
Download Gratis Ebook PDF Rembulan Tenggelam Di Wajahmu - Tere Liye

Download Gratis Ebook PDF Rembulan Tenggelam Di Wajahmu - Tere Liye

Sinopsis :

Menyusul :)

Link Download
Download Gratis Ebook PDF Sang Penandai - Tere Liye

Download Gratis Ebook PDF Sang Penandai - Tere Liye



Sinopsis :

Menyusul :)

Link Download
Download Gratis Ebook PDF Hafalan Sholat Delisa - Tere Liye

Download Gratis Ebook PDF Hafalan Sholat Delisa - Tere Liye



Sinopsis :

Menyusul :)

Link Download
Download Gratis Ebook PDF Moga Bunda Disayang Alloh - Tere Liye

Download Gratis Ebook PDF Moga Bunda Disayang Alloh - Tere Liye



Sinopsis :

Menyusul :)

Link Download
Copyright © ebook pdf. Compilation: Free Ebook